SDN 70 Tolotongga Kota Bima Gelar Kerja Bakti dan Penghijauan Halaman Sekolah

KOTA BIMA – Semangat gotong royong terpancar jelas di lingkungan SDN 70 Tolotongga Kota Bima pada Sabtu pagi ini. Seluruh warga sekolah, mulai dari kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, hingga siswa-siswi, bahu-membahu melaksanakan kegiatan kerja bakti massal yang difokuskan pada penghijauan halaman sekolah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, asri, dan mendukung program pemerintah kota dalam melestarikan lingkungan hidup.

Aksi Nyata Penghijauan

Sejak pukul 07.30 WITA, para siswa tampak antusias membawa berbagai jenis bibit tanaman hias dan pohon peneduh dari rumah masing-masing. Di bawah bimbingan para guru, mereka mulai menata taman-taman di depan kelas dan menanam bibit pohon di titik-titik yang telah ditentukan.

"Kegiatan ini bukan sekadar membersihkan rumput atau menanam pohon, tetapi lebih kepada menanamkan karakter cinta lingkungan kepada anak-anak sejak dini," ujar Kepala SDN 70 Tolotongga di sela-sela kegiatan.

Mendukung Program "Bima BISA"

Aksi penghijauan ini juga dilakukan untuk mendukung program Pemerintah Kota Bima, yaitu Bima BISA (Bersih, Indah, Sehat, dan Asri). Dengan halaman yang hijau dan pepohonan yang rindang, diharapkan polusi udara di sekitar sekolah dapat berkurang dan suhu udara menjadi lebih sejuk, sehingga siswa dapat belajar dengan lebih konsentrasi.

Siswa kelas VI, yang turut aktif dalam kegiatan ini, mengaku senang bisa berkontribusi bagi sekolahnya. "Kami senang bisa menanam pohon bersama teman-teman. Nanti kalau sudah besar, sekolah kami jadi teduh dan cantik," ungkap salah satu siswa.

Harapan ke Depan

Pihak sekolah berharap kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi seremoni sesaat, tetapi menjadi budaya yang berkelanjutan. Setelah proses penanaman, setiap kelas diberikan tanggung jawab untuk merawat tanaman di area masing-masing sebagai bagian dari pendidikan tanggung jawab.

Melalui kegiatan kerja bakti dan penghijauan ini, SDN 70 Tolotongga membuktikan bahwa pendidikan tidak hanya terjadi di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui aksi nyata menjaga kelestarian alam demi masa depan generasi bangsa.